Latar Belakang
Konsep Green Constitution atau Konstitusi Hijau semakin mengemuka dalam wacana publik, khususnya terkait penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia. Terminologi ini mendapatkan perhatian signifikan seiring dengan disertasi Dr. Herwyn H. J. Malonda (2020) yang mengungkap temuan krusial: pemanfaatan kertas dalam satu kali penyelenggaraan pemilu di Kota Manado setara dengan penebangan sekitar 6.000 pohon berusia lima tahun.
Selain itu, penggunaan plastik jenis PVC untuk baliho dan alat peraga kampanye diperkirakan dapat menutupi hingga 28% luas Kota Manado, setara dengan hampir dua kecamatan.
Fakta krusial ini, ditambah dengan krisis iklim global yang semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya intensitas penebangan pohon, kebakaran hutan, krisis pangan, banjir bandang, dan bencana ekologis lainnya, mendorong kebutuhan mendesak akan kepedulian dan aksi kolektif.
Percikan Awal
Gagasan Pilkada Sulawesi Utara Ramah Lingkungan (PSRL) 2024 merupakan buah dari kesadaran yang tumbuh akan jejak ekologis yang ditinggalkan oleh setiap perhelatan demokrasi. Berangkat dari berbagai diskusi dengan KPU Sulut, dan dorongan kuat dari Anggota KPU Sulut Divisi Sosialisasi, Awaluddin Umbola, dan melihat Pilkada Serentak 2024 sebagai momentum untuk melakukan perubahan.
Zonautara.com, sebagai media lokal yang turut menginisiasi gerakan ini sejak awal, mengambil peran strategis dengan mengembangkan sebuah platform digital berbasis web. Platform ini didedikasikan secara cuma-cuma kepada KPU Sulawesi Utara sebagai wujud komitmen terhadap keberhasilan PSRL 2024.
Perjalanan Inisiatif
4 Pilar Program
Empat aktivitas utama menjadi pilar implementasi PSRL 2024:
Capaian PSRL 2024
Data yang terhimpun dari Platform Pilkada Ramah Lingkungan yang di-host di Zonautara.com:
Upcycling APK
Proses upcycling melibatkan kelompok ibu-ibu SETIA BERSAMA di Kelurahan Molas, Manado dengan pendampingan dari 3RproMar dan Tamang Bae Lingkungan. Mereka mengubah bekas baliho dan spanduk menjadi produk kerajinan seperti tas belanja dan terpal serbaguna.
Pilah Sampah di Berbagai Kegiatan
Pemilahan sampah dilakukan pada berbagai kegiatan tahapan Pilkada:
- Debat Publik antar Paslon - KPU Sulut
- KPU Goes to Campus di UNSRAT, UNIMA, UDK
- Camping Pilkada KPU Talaud, KPU Boltim, KPU Bolsel
- Launching Kampanye Damai di Mega Mas - KPU Sulut
- Pendaftaran Pasangan Calon - KPU Sulut
- Bimtek PPK dan PPS - KPU Boltim
Mitra & Kolaborator
Pembelajaran & Evaluasi
Meskipun mencapai banyak keberhasilan, PSRL 2024 juga mengidentifikasi beberapa area yang perlu perbaikan untuk replikasi di masa depan:
- Keterbatasan fungsional dan keandalan platform
- Pendanaan yang terbatas dan pengelolaan sumber daya
- Struktur organisasi relawan yang belum teratur
- Komunikasi dan kampanye yang perlu penyempurnaan
- Proses pengelolaan daur ulang dan upcycling yang masih belum tertata
- Keberlanjutan gerakan dan regulasi
Untuk Replikasi: Dokumentasi ini disediakan secara terbuka sebagai model bagi penyelenggara Pemilu yang ingin mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan pemilu.