🌿 Tentang Inisiatif PSRL

Pilkada Sulawesi Utara Ramah Lingkungan 2024 — Meletakkan Fondasi untuk Pemilu Berkelanjutan

← Kembali ke Dashboard

Latar Belakang

Konsep Green Constitution atau Konstitusi Hijau semakin mengemuka dalam wacana publik, khususnya terkait penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia. Terminologi ini mendapatkan perhatian signifikan seiring dengan disertasi Dr. Herwyn H. J. Malonda (2020) yang mengungkap temuan krusial: pemanfaatan kertas dalam satu kali penyelenggaraan pemilu di Kota Manado setara dengan penebangan sekitar 6.000 pohon berusia lima tahun.

Selain itu, penggunaan plastik jenis PVC untuk baliho dan alat peraga kampanye diperkirakan dapat menutupi hingga 28% luas Kota Manado, setara dengan hampir dua kecamatan.

Fakta krusial ini, ditambah dengan krisis iklim global yang semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya intensitas penebangan pohon, kebakaran hutan, krisis pangan, banjir bandang, dan bencana ekologis lainnya, mendorong kebutuhan mendesak akan kepedulian dan aksi kolektif.

Percikan Awal

Gagasan Pilkada Sulawesi Utara Ramah Lingkungan (PSRL) 2024 merupakan buah dari kesadaran yang tumbuh akan jejak ekologis yang ditinggalkan oleh setiap perhelatan demokrasi. Berangkat dari berbagai diskusi dengan KPU Sulut, dan dorongan kuat dari Anggota KPU Sulut Divisi Sosialisasi, Awaluddin Umbola, dan melihat Pilkada Serentak 2024 sebagai momentum untuk melakukan perubahan.

Zonautara.com, sebagai media lokal yang turut menginisiasi gerakan ini sejak awal, mengambil peran strategis dengan mengembangkan sebuah platform digital berbasis web. Platform ini didedikasikan secara cuma-cuma kepada KPU Sulawesi Utara sebagai wujud komitmen terhadap keberhasilan PSRL 2024.

Perjalanan Inisiatif

5-7 Juli 2024
Camping Pilkada
Puncak Wawowow, Tomohon — mempertemukan penyelenggara Pilkada dari 15 Kab/Kota dengan aktivis lingkungan, akademisi, dan 20 Komunitas Pecinta Alam.
17 Juli 2024
Focus Group Discussion (FGD)
Rumah Alam Manado — merumuskan langkah implementatif, dihadiri Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat.
23 Juli 2024
Surat Edaran KPU Sulut
Nomor 417/PL.02-SD/71/2/2024 — instruksi resmi implementasi Pilkada Ramah Lingkungan ke seluruh KPU Kab/Kota.
1 September 2024
Peluncuran Platform Digital
Platform PSRL di Zonautara.com mulai beroperasi untuk monitoring dan partisipasi publik.
7 November 2024
Lonjakan Akses Platform
Ribuan KPPS secara serentak menginput data penanaman pohon — menunjukkan antusiasme tinggi.
27 November 2024
Hari Pemungutan Suara
Pilkada Serentak 2024 berlangsung di seluruh Sulawesi Utara dengan prinsip ramah lingkungan.

4 Pilar Program

Empat aktivitas utama menjadi pilar implementasi PSRL 2024:

🗳️
TPS Ramah Lingkungan
Lomba TPS dengan kriteria ramah lingkungan
📦
Kumpul & Daur Ulang APK
Tracking, pengumpulan, dan upcycling APK
🌳
Tanam Pohon
Kompensasi penggunaan kertas pemilu
♻️
Pilah Sampah
Pemilahan sampah di kegiatan tahapan Pilkada

Capaian PSRL 2024

Data yang terhimpun dari Platform Pilkada Ramah Lingkungan yang di-host di Zonautara.com:

7.255
Pohon Ditanam
59
TPS Ramah Lingkungan
1.618
kg APK Terkumpul
527
kg Sampah Terpilah
674
Relawan Aktif
15
KPU Kab/Kota

Upcycling APK

Proses upcycling melibatkan kelompok ibu-ibu SETIA BERSAMA di Kelurahan Molas, Manado dengan pendampingan dari 3RproMar dan Tamang Bae Lingkungan. Mereka mengubah bekas baliho dan spanduk menjadi produk kerajinan seperti tas belanja dan terpal serbaguna.

Pilah Sampah di Berbagai Kegiatan

Pemilahan sampah dilakukan pada berbagai kegiatan tahapan Pilkada:

"Inisiatif ini menunjukkan bahwa KPU dapat mengambil peran proaktif dalam mengelola dampak lingkungannya sendiri, menjadikan Pilkada tidak hanya demokratis tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan."
— Pilkada Sulawesi Utara Ramah Lingkungan 2024

Mitra & Kolaborator

🏛️ KPU Provinsi Sulawesi Utara 📰 Zonautara.com ⛰️ FKPA Manado 🌿 Tamang Bae ♻️ 3RproMar 👥 Relawan Lingkungan 🏔️ 20 Komunitas Pecinta Alam

Pembelajaran & Evaluasi

Meskipun mencapai banyak keberhasilan, PSRL 2024 juga mengidentifikasi beberapa area yang perlu perbaikan untuk replikasi di masa depan:

Untuk Replikasi: Dokumentasi ini disediakan secara terbuka sebagai model bagi penyelenggara Pemilu yang ingin mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan pemilu.